Reportase Bima

Terbaru

Kota Bima

Kabupaten Bima

Ad Placement

Pemerintah

Puisi profil

Selasa, 30 Juni 2026

Pawai Rimpu Menjadi Primadona di Hari Jadi Bima Ke 386 Sebagai Warisan Budaya Mbojo

Bima, Reportasebima.com.
Menyambut Hari Jadi   ke-386 Bima tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bima Senin (29/6/2026)
menggelar Pawai Budaya Rimpu bertajuk "Pesona Dana Mbojo" yang kengusung tema "Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya". 

Pawai yang berlangsung di ruas jalan negara lintas Bima - Sumbawa ini sukses menyedot perhatian warga sepanjang rute pawai dengan pakaian adat khas daerah dan atraksi masing-masing paguyuban Etnis Nusantara yang berpartisipasi pada event tahunan pemerintah kabupaten Bima tersebut.

Pasukan berkuda dari pasukan Kodim 1608/ Bima menjadi yang terdepan pada formasi pawai,  kemudian disusul drumband Gita Bahana Aparatur Pemerintah Kabupaten Bima dan disusul barisan TP. PKK kabupaten Bima, Sekretariat Daerah  barisan lainnya mengenakan busana tenun Bima, Rimpu, sanggentu tembe bagi wanita dan Sambolo  tenun Bima dan saremba tembe.

‎Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme luar biasa dari seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan yang ikut serta dalam meramaikan pawai budaya ini.
‎"Pawai Rimpu ini bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur Dana Mbojo. 

Di usia Kabupaten Bima yang ke-386 ini, melalui tema 'Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya', saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, menjaga harmoni, dan bangga terhadap identitas budaya kita sendiri di tengah arus modernisasi," ujar Ady Mahyudi yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti bersama Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy. Kapolres Bima Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H., Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan,.M.Sc 

Seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta staf, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah instansi vertikal l, BUMN, Satuan Pendidikan hingga paguyuban Etnis Nusantara.
Pawai yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan penarikan doorprize bagi para peserta pawai dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dan sejumlah hadiah menarik lainnya. (Rif/Red)

Senin, 29 Juni 2026

Walikota Bima Tutup MTQ Ke VII Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur : Al Qur'an Benteng Moral Geberasi

Walikota Bima Tutup MTQ Ke VII Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur : Al Qur'an Benteng Moral Geberasi


Kota Bima, Reportasebima.com. Selasa, 30 Juni 2026 – Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., menghadiri sekaligus menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-VII Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur Kecamatan Asakota Tahun 2026 M/1448 H yang berlangsung di Arena MTQ Terminal Bus Kelurahan Jatibaru Timur, Kota Bima.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Asisten II, Camat Asakota, para Lurah se-Kecamatan Asakota, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, panitia, serta ribuan masyarakat yang memadati arena MTQ sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam di Kelurahan Jatibaru Timur.

Mengawali sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan rasa bangga dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Kelurahan Jatibaru Timur atas semangat kebersamaan, gotong royong, dan kekompakan yang ditunjukkan selama penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi masyarakat mampu menghadirkan kegiatan keagamaan yang meriah sekaligus penuh makna.

Atas nama Pemerintah Kota Bima, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, dewan hakim, aparat kelurahan, para sponsor, relawan, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ Ke-VII. Ia meyakini, semangat persatuan dan kebersamaan yang terus dipelihara akan menjadi modal besar dalam mewujudkan Kelurahan Jatibaru Timur yang semakin maju dan harmonis.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa kesuksesan sebuah MTQ tidak hanya diukur dari megahnya panggung ataupun ramainya penonton, tetapi dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Selaras dengan tema yang diusung, MTQ harus menjadi sarana syiar Islam yang mampu mendorong anak-anak dan generasi muda untuk gemar membaca, memahami, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, apabila generasi muda dibekali dengan nilai-nilai Al-Qur'an sejak dini, maka mereka akan memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, hingga berbagai pengaruh negatif lainnya. Karena itu, pembinaan keagamaan harus terus menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat dan berharap kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan hingga mampu mengharumkan nama Kota Bima pada ajang MTQ tingkat kecamatan, kota, provinsi, bahkan nasional. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia berpesan agar tidak berkecil hati dan terus belajar serta berlatih karena setiap proses merupakan bagian dari perjalanan menuju keberhasilan.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Jatibaru Timur untuk terus menjaga persatuan, memperkuat budaya gotong royong, serta mendukung setiap kegiatan keagamaan yang mampu membentuk karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan Tilawatil Qur'an, pengembangan lembaga pendidikan Al-Qur'an, dan berbagai program keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Dengan mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin, Wali Kota Bima secara resmi menutup MTQ Ke-VII Tingkat Kelurahan Jatibaru Timur Tahun 2026 M/1448 H, yang ditandai dengan pemukulan bedug bersama jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat. Penutupan berlangsung khidmat dan penuh suka cita, sekaligus menjadi penegas komitmen bersama untuk terus menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan cahaya dalam membangun masyarakat Kota Bima yang religius, maju, dan berkarakter.

Pemkot Bima Sampaikan LPJ APBD Tahun Anggaran 2025 Dalam Rapat Paripurna Ke 2


Kota Bima, Reportasebima.com, senin 29 Juni 2026 – Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., menghadiri Rapat Paripurna Ke-2 dalam rangka Penyampaian Penjelasan Wali Kota Bima terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Bima.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bima beserta jajaran pimpinan DPRD dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, didampingi Sekretaris Daerah, para anggota DPRD Kota Bima, seluruh Kepala OPD, para Kepala Bagian lingkup Pemerintah Kota Bima, serta unsur terkait lainnya.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Kota Bima menyampaikan penjelasan terhadap Raperda LPJ Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran. Penyampaian Raperda ini merupakan bagian dari mekanisme konstitusional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan yang baik.

Melalui rapat paripurna ini, Pemerintah Kota Bima berharap pembahasan Raperda dapat berjalan secara konstruktif melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif, sehingga menghasilkan rekomendasi serta penyempurnaan yang mendukung peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan pembangunan yang semakin efektif, efisien, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Rapat paripurna berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai wujud komitmen bersama antara Pemerintah Kota Bima dan DPRD Kota Bima dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kelurahan Jatiwangi Wakili Kota Bima Ikuti Penjaringan Kelurahan Berprestasi TIngkat Provinsi NTB

Kelurahan Jatiwangi Wakili Kota Bima Ikuti Penjaringan Kelurahan Berprestasi TIngkat Provinsi NTB


Kota Bima, Reportasebima.com.,  Senin 29 juni 2026  – Pemerintah Kota Bima menerima kunjungan Tim Penilaian Penjaringan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 dalam rangka pelaksanaan kegiatan penjaringan kelurahan berprestasi. 

Kegiatan yang diadakan di kantor Kelurahan Jatiwangi ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, Tim Penilaian Penjaringan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi NTB, Ketua TP PKK Kota Bima, para kepala perangkat daerah terkait, camat, lurah, serta tokoh masyarakat setempat .

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menilai berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, inovasi daerah, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima , Feri sofyan , SH menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Penilaian Provinsi NTB yang telah memberikan kesempatan kepada Kelurahan Jatiwangi untuk mengikuti proses penjaringan sebagai salah satu calon kelurahan berprestasi tingkat provinsi.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan melalui inovasi, pelayanan publik yang prima, serta penguatan peran masyarakat dalam pembangunan.

"Kami berharap Kelurahan Jatiwangi dapat memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan sehingga mampu meraih predikat sebagai Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Kelurahan Jatiwangi, tetapi juga bagi seluruh masyarakat dan Pemerintah Kota Bima," ujar Wakil Wali Kota.

Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah, TP PKK, lembaga kemasyarakatan, serta masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, meningkatkan inovasi, dan mempertahankan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.

Sementara itu, Tim Penilaian Penjaringan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi NTB melakukan verifikasi lapangan terhadap berbagai indikator penilaian, mulai dari administrasi pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan, inovasi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.

Keikutsertaan Kelurahan Jatiwangi dalam penjaringan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh kelurahan di Kota Bima untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bima optimistis Kelurahan Jatiwangi mampu memberikan hasil terbaik dan menjadi representasi Kota Bima dalam ajang Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Pangdam IX Udayana Tinjau Jembatan Gantung Garuda Perintis Akses Penghubung Pertanian Warga

Pangdam IX Udayana Tinjau Jembatan Gantung Garuda Perintis Akses Penghubung Pertanian Warga


Kota Bima, Reportasebima.com. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, didampingi Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, serta unsur Forkopimda dan Sekda Kota Bima, meninjau pembangunan Jembatan Gantung Garuda Perintis di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima, Sabtu (27/6/2026).

Jembatan Gantung Garuda Perintis merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan oleh Kodam IX/Udayana sebagai implementasi program strategis nasional untuk memperkuat konektivitas wilayah dan membuka akses masyarakat di daerah yang membutuhkan infrastruktur dasar. Program ini merupakan bagian dari pembangunan ratusan jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia, dengan 24 titik berada di wilayah Kodam IX/Udayana. 

Kehadiran jembatan yang dibangun sejak awal Mei 2026 tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Kelurahan Rontu, khususnya para petani, dalam mengakses lahan pertanian dengan lebih aman, cepat, dan efisien, sekaligus memperlancar distribusi hasil panen menuju pusat-pusat pemasaran. 

Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam IX/Udayana, atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Bima melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

"Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat dan Kodam IX/Udayana yang telah menghadirkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat Kelurahan Rontu," ujar Wali Kota.

Menurut Wali Kota, keberadaan jembatan tersebut akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, memangkas waktu tempuh menuju lahan pertanian, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara TNI, Pemerintah Kota Bima, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci keberhasilan penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Garuda Perintis.

Pangdam menegaskan bahwa program Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses transportasi yang aman dan layak. Ia berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan pertumbuhan ekonomi lokal. 

Peninjauan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Perintis menjadi salah satu agenda utama kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana di Kota Bima, yang juga dirangkaikan dengan silaturahmi bersama kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas wilayah.

Minggu, 28 Juni 2026

Walikota dan Wawalikot Bima Sambut Kunjungan Kerja Pangdam IX Udayana

Walikota dan Wawalikot Bima Sambut Kunjungan Kerja Pangdam IX Udayana


Kota Bima, Reportasebima.com. Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, menyambut langsung kedatangan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana beserta rombongan di Kota Bima, Sabtu (27/6/2026), dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah Kota Bima.

Pangdam IX/Udayana hadir didampingi Asops Kasdam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana, Kasmin Pangdam IX/Udayana, serta jajaran Kodam IX/Udayana. Penyambutan tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Bima dan TNI dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana di Kota Bima meliputi sejumlah agenda strategis, di antaranya peninjauan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Perintis di Kelurahan Rontu, serta kegiatan silaturahmi bersama kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam IX/Udayana beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran Pangdam merupakan bentuk perhatian TNI terhadap percepatan pembangunan dan penguatan kolaborasi lintas sektor di daerah.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Pangdam IX/Udayana beserta rombongan di Kota Bima. Kehadiran beliau menjadi kehormatan bagi kami sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung pembangunan yang berpihak kepada masyarakat," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, termasuk Jembatan Gantung Garuda Perintis, memiliki arti penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Karena itu, dukungan dan perhatian dari berbagai pihak, termasuk TNI, menjadi energi positif bagi percepatan pembangunan di Kota Bima.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, menyampaikan bahwa sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Bima dengan jajaran TNI akan terus dipelihara dan diperkuat sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kota Bima dan Kodam IX/Udayana, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan, menjaga persatuan, serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif bagi kemajuan Kota Bima


Kamis, 25 Juni 2026

DPRD Kota Bima Terima Aspirasi Aliansi Kemarahan Rakyat Bima Desak Evaluasi MBG



Kota Bima, Reportasebima.com
– DPRD Kota Bima menerima penyampaian aspirasi dari massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Rakyat Bima di halaman Kantor DPRD Kota Bima. Aspirasi tersebut diterima oleh Perwakilan Komisi III DPRD Kota Bima, Amir Syarifuddin, S.HI, didampingi oleh Sekretaris DPRD Kota Bima, Ihya Ghazali, S.Sos., M.M.

Aksi penyampaian aspirasi berlangsung dengan tertib dan kondusif. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan isu nasional maupun daerah, mulai dari program kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga persoalan ekonomi dan penegakan hukum.

Beberapa tuntutan yang disampaikan antara lain evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), evaluasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengaktifan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penanganan persoalan distribusi LPG 3 Kg, evaluasi pelayanan kesehatan, perbaikan sarana pendidikan, hingga berbagai isu strategis lainnya yang dianggap berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Mewakili DPRD Kota Bima, Amir Syarifuddin menyampaikan apresiasi kepada massa aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Ia menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat memiliki komitmen untuk mendengarkan, menampung, serta memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

"DPRD Kota Bima menghormati kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang berlaku," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa tuntutan yang disampaikan berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat dan regulasi nasional, sehingga DPRD akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Sementara untuk persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, DPRD akan melakukan koordinasi dan pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Bima, Ihya Ghazali, menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan didokumentasikan dan menjadi bagian dari bahan pembahasan DPRD sesuai prosedur yang berlaku. Ia berharap komunikasi yang baik antara masyarakat dan lembaga legislatif dapat terus terjalin dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.

Penyampaian aspirasi kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen tuntutan dari perwakilan massa aksi kepada DPRD Kota Bima sebagai bentuk penyampaian resmi aspirasi masyarakat.

DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi representasi, pengawasan, dan penganggaran demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. ***
Walikota Bima Hadiri Pelepasan dan Khataman Al Qur,an SDN 21 Tolomundu

Walikota Bima Hadiri Pelepasan dan Khataman Al Qur,an SDN 21 Tolomundu


Bima, Reportasebima.com. Wali Kota Bima, H. A. Rahman SE menghadiri kegiatan Pelepasan dan Khataman Al-Qur'an Siswa Siswi Kelas VI SDN 21 Tolomundu Tahun Pelajaran 2025/2026 yang mengusung tema "Melangkah dengan Ilmu, Tumbuh dengan Akhlak, Menggapai Masa Depan". Rabu, (24/06/2026)

Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 21 Tolomundu tersebut Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Kabid Dikdas Dikpora Kota Bima, Dewan Pendidikan, Koordinator Pengawas Pendidikan, Pengawas Kecamatan Rasanae Barat, Kepala Sekolah Kelompok Kerja Rasanae Barat, Ketua Komite Sekolah, Lurah Nae, Lurah Sarae, Camat Rasanae Barat, para guru SDN 21 Tolomundu, serta para orang tua dan wali murid.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H.A.Rahman, SE menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih para siswa. Ia mengungkapkan bahwa terdapat 21 siswa berprestasi yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

"Anak-anak sekalian hari ini telah menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jangan pernah berhenti bermimpi, dan berusahalah menjadi kebanggaan bagi orang tua, sekolah, serta daerah," ujar Wali Kota.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama menempuh pendidikan. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter dan semangat belajar anak.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik SDN 21 Tolomundu yang dinilai berhasil mencetak banyak siswa berprestasi. Ia berharap para guru terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran demi menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. "Apabila sekolah, komite, dan wali murid terus berkolaborasi dengan baik, saya yakin SDN 21 Tolomundu akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi-generasi terbaik di masa mendatang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala SDN 21 Tolomundu Sulami, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sekolah melepas 108 siswa, dengan 107 siswa mengikuti khataman Al-Qur'an. Ia menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh wali murid, komite sekolah, serta para guru yang telah bekerja sama sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing dan mendidik anak-anak dengan penuh dedikasi. Jadilah generasi yang cerdas dalam berpikir, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para siswa berprestasi. Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Bima secara langsung menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada 21 siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kegiatan pelepasan dan khataman Al-Qur'an tersebut menjadi momentum yang penuh makna bagi seluruh siswa kelas VI SDN 21 Tolomundu, sekaligus menjadi penyemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat meraih masa depan yang lebih gemilang.

Bupati Bima Dukung GERMAS Tingkatkan Kualitas Kesehatan


Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Bupati Bima Dorong GERMAS


 Bima, Reportasebima.com.
‎Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan dan ayo kerja lainnya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui aksi nyata Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dihadiri langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Ny. Hj. Anita H. Irfan. 

Kegiatan yang turut dihadiri para Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN, Kepala Bagian Lingkup Setda dan organisasi profesi kesehatan Kamis (25/06) tersebut diawali dengan Senam Sehat Bersama  ini dilanjutkan dengan peninjauan layanan penyuluhan penanganan henti jantung, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah.
"Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit, sehingga penanganannya tidak terlambat," ujar Bupati Bima di sela-sela peninjauan kegiatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E. menjelaskan bahwa kesuksesan kegiatan Germas kali ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan berbagai organisasi profesi kesehatan di wilayah Kabupaten Bima.
‎Selain Dinas Kesehatan, beberapa organisasi yang turut ambil bagian secara aktif di antaranya adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Keterlibatan para tenaga medis ini memastikan seluruh rangkaian penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai standar medis.
‎Kita berharap,  kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti berolahraga rutin, mengonsumsi makanan bergizi, dan memeriksakan kesehatan secara berkala dapat terus meningkat demi mewujudkan masyarakat Bima yang lebih sehat dan produktif". Ungkapnya.

Selama kegiatan layanan berlangsung, antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini terbilang cukup tinggi. Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Bima mencatat  29 pendonor dansebanyak 129 orang yang melakukan skrining kesehatan secara rutin yang mencakup pemeriksaan kolesterol, tekanan darah, berat badan, hingga pengukuran lingkar perut. ( Rif/Red).


Pemkab Bima Gelar Senam Sehat Sambut Hari Jadi Bima Ke - 386

Bima, Reportasebima.com.
Pemerintah Kabupaten Bima menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis kegiatan donor darah Kamis pagi (25/06/2026) dalam menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-386 Bima tahun 2026 berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Ny. Hj. Anita H. Irfan serta para pejabat struktural fungsional dan staf perangkat daerah.
Bupati Ady Mahyudi menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi ke-386 ini harus dimaknai dengan semangat kebersamaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, yang dimulai dari sektor kesehatan.
‎"Melalui kegiatan senam sehat dan aksi sosial ini, kita tidak hanya berolahraga untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Di usia Bima yang ke-386 ini, mari kita jadikan hidup sehat sebagai fondasi utama untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera," ujar Ady Mahyudi.
‎Selain senam sehat, kegiatan yang turut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah  Kepala Bagian agian Sekretariat Daerah,  para Camat dan pimpinan BUMN tersebut, juga dilakukan penyuluhan kesehatan dan gemar makan buah sebagai bagian dari penjabaran Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (Rif/Red)


Jumat, 19 Juni 2026

Bupati Bima Serahkan Beragam Paket Bantuan Saat Ngopi Bareng Selasa Menyapa di Wawo

Bima, Reportasebima.com.
Sesi "Ngopi Bareng" Kegiatan Selasa Menyapa Kecamatan Wawo yang berlangsung di Lapangan Desa Raba,  Rabu (17/6) selain diisi dengan tampilan atraksi kesenian, sambutan Bupati dan Wakil Bupati, juga dilakukan penyerahan beberapa paket bantuan kepada warga masyarakat di lokasi Selasa Menyapa kecamatan Wawo.

Selain berdialog dan menyerap aspirasi, Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy dan Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan juga menyerahkan berbagai paket bantuan stimulan untuk menunjang kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan masyarakat.

​Sebanyak enam lembaga PAUD di desa Raba dan Kombo menerima bantuan  Alat Peraga Edukatif (APE) dan  penyerahan bantuan khusus kepada Bunda PAUD Kecamatan Wawo dari BUNDA PAUD kabupaten Bima.

Pada sektor Kesehatan & Jaminan Sosial dilakukan penyerahan kartu kepesertaan  BPJS Kesehatan bagi warga penerima manfaat.

Sementara, untuk meningkatkan status gizi anak, dilakukan penyerahan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Dinas Ketahanan Pangan untuk masing-masing 3 penerima manfaat di dua desa, serta 25 paket PMT dari Dinas Kesehatan untuk masing-masing desa guna menekan angka stunting.

Juga dalam Sektor Sosial & Lingkungan: Penyerahan bantuan sembako kepada 10 warga (5 orang warga Desa Raba dan 5 orang warga Desa Kombo). 

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut menyerahkan bantuan bak sampah organik dan non-organik kepada kedua desa guna mendukung program kebersihan lingkungan. (Hy/Red).



Kamis, 18 Juni 2026

Aksi BEM Universitas Mbojo Ditindaklanjuti DPRD Kota Bima Ungkap Akar Kelangkaan LPG 3 Kg

Kota Bima, Reportasebima.com. – DPRD Kota Bima melalui Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Daerah, PT Pertamina, agen penyalur LPG, dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan guna membahas persoalan kelangkaan Gas LPG 3 Kg bersubsidi yang menjadi keluhan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Gina Adriani, didampingi Wakil Ketua Komisi II Asnah Madilau, SH, Sekretaris Komisi II Sudarmon, serta anggota Komisi II Hj. Selvy Rahmayani, SH dan Mira Isnaini tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi demonstrasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mbojo Bima terkait kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 Kg di Kota Bima.

Pada awal rapat, pimpinan rapat menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan RDP, yakni untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi distribusi LPG bersubsidi di Kota Bima sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga di tengah masyarakat.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa persoalan kelangkaan LPG bersubsidi tidak semata-mata disebabkan oleh pasokan dari Pertamina, melainkan lebih banyak terjadi pada rantai distribusi dari pangkalan kepada masyarakat.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Bima menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terjadi penurunan kuota LPG bersubsidi dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini PT Bimatama Migas Bersinar membawahi 302 pangkalan, sementara PT Bintang Pribumi Cahaya Agung Utama membawahi 47 pangkalan yang telah berizin.

Pemerintah Daerah telah mengajukan permohonan extra dropping kepada Pertamina, namun realisasi tambahan pasokan yang diterima belum sesuai dengan kebutuhan yang diajukan. Selain itu, Pemerintah Daerah juga telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota untuk mendorong penggunaan LPG non-subsidi bagi masyarakat yang mampu, sehingga LPG bersubsidi dapat lebih difokuskan kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat.

Dalam paparannya, Kabag Ekonomi juga mengusulkan adanya pemetaan kebutuhan LPG per kelurahan sebagai dasar penentuan alokasi yang lebih tepat, serta mendorong upaya pemfasilitasan penukaran gas non-subsidi guna mengurangi perpindahan konsumen ke LPG bersubsidi.

Sementara itu, PT Bimatama Migas Bersinar menjelaskan bahwa distribusi LPG dilakukan selama enam hari kerja setiap minggu dengan kapasitas yang telah ditentukan oleh Pertamina. Pihak agen menegaskan bahwa pengurangan distribusi hanya terjadi pada hari libur nasional dan tanggal merah.

PT Bimatama juga menyampaikan telah memberikan imbauan tegas kepada seluruh pangkalan agar tidak menjual LPG kepada pengecer dan lebih mengutamakan masyarakat di wilayah masing-masing. Jika ditemukan pelanggaran, agen siap memberikan teguran hingga pencabutan izin pangkalan.

Menurut pihak agen, persoalan utama yang terjadi saat ini bukan pada distribusi dari Pertamina ke agen, melainkan pada rantai distribusi dari pangkalan kepada masyarakat.

Di sisi lain, PT Bintang Pribumi Cahaya Agung Utama memaparkan pola distribusi yang selama ini diterapkan dengan melibatkan lurah, Babinsa, RT dan RW melalui sistem koordinasi yang terintegrasi. Bahkan telah dibentuk grup komunikasi yang melibatkan seluruh unsur terkait guna memberikan informasi jadwal penyaluran secara terbuka kepada masyarakat.

Melalui pola koordinasi tersebut, distribusi LPG dinilai lebih tertib dan mampu meminimalisir konflik maupun antrean panjang masyarakat. Sistem ini mendapat apresiasi dari DPRD Kota Bima dan dinilai layak diterapkan secara lebih luas.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Bima menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terjadi pengurangan alokasi LPG bersubsidi secara nasional sebesar 6,5 persen. Namun demikian, Kota Bima saat ini tercatat telah menggunakan kuota hingga mencapai 107 persen dari alokasi yang tersedia.

Pertamina memperkirakan bahwa apabila penggunaan tidak dikendalikan secara baik, maka Kota Bima berpotensi mengalami kekosongan kuota pada periode September hingga November 2026.

Pertamina juga menjelaskan bahwa sistem distribusi LPG bersubsidi saat ini berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Ke depan, sistem tersebut akan diperketat dengan penguncian data penerima manfaat berdasarkan kebijakan pemerintah pusat sehingga subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Selain itu, Pertamina menegaskan bahwa istilah “pangkalan bayangan” tidak dikenal dalam regulasi dan dapat dikategorikan sebagai pangkalan fiktif yang berpotensi mendapatkan sanksi tegas dari pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima menyampaikan bahwa pihaknya selama ini telah melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi, termasuk memberikan teguran dan rekomendasi sanksi terhadap pangkalan yang melanggar ketentuan.

Dinas Koperindag juga menegaskan bahwa keberadaan pengecer menjadi salah satu persoalan yang memperparah distribusi LPG bersubsidi. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aparat penegak hukum bersama pemerintah kelurahan, RT dan RW dalam melakukan pengawasan dan penertiban secara berkelanjutan.

Dalam sesi pembahasan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Asnah Madilau, SH dan anggota Komisi II, Mira Isnaini, turut menyampaikan berbagai masukan strategis. Keduanya meminta agar dibuat mekanisme atau surat resmi yang memberikan dasar bagi lurah dan jajaran di bawahnya untuk melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi.

Mereka juga mengusulkan agar penerima manfaat LPG bersubsidi diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar masuk kategori miskin dan membutuhkan, sehingga subsidi dapat tepat sasaran.

Selama jalannya rapat, Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Gina Adriani, menyampaikan sejumlah pertanyaan dan arahan kepada seluruh pihak yang hadir. Ia mempertanyakan penyebab perubahan permintaan LPG, jumlah dropping mingguan yang dilakukan agen, hingga kemungkinan adanya ketidaksesuaian data distribusi di tingkat pangkalan.

Menurut Gina Adriani, akar persoalan yang terjadi saat ini terletak pada sistem distribusi di tingkat pangkalan. Apabila sistem distribusi berjalan sesuai aturan, maka kelangkaan dan gejolak yang selama ini terjadi di tengah masyarakat dapat diminimalisir.

Ia juga meminta agar agen menerapkan sanksi secara bertahap namun tegas terhadap pangkalan yang melanggar aturan, mulai dari pembinaan, teguran, pengurangan alokasi hingga pencabutan izin apabila pelanggaran dilakukan secara berulang.

Ketua Komisi II turut mengapresiasi komitmen PT Bimatama yang siap menindak pangkalan bermasalah dan mendorong perusahaan tersebut mengadopsi sistem koordinasi yang selama ini diterapkan PT Bintang Pribumi.

Sebagai langkah konkret, DPRD Kota Bima merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan LPG Bersubsidi yang melibatkan seluruh unsur terkait guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

DPRD juga mendorong diterbitkannya surat resmi dari Wali Kota Bima kepada lurah dan jajaran RT/RW agar memiliki dasar dalam melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi di wilayah masing-masing.

Selain itu, Pemerintah Daerah Kota Bima bersama Pemerintah Provinsi NTB diminta segera bersurat kepada Pertamina dan pemerintah pusat terkait permohonan penambahan kuota serta pelaksanaan extra dropping pada hari libur dan tanggal merah.

Dari hasil pembahasan, Komisi II DPRD Kota Bima menyimpulkan bahwa permasalahan utama kelangkaan LPG bersubsidi di Kota Bima terjadi pada distribusi dari pangkalan ke masyarakat, bukan pada penyaluran dari Pertamina ke agen. Rapat juga menemukan adanya indikasi praktik pengecer ilegal dan distribusi yang tidak sesuai ketentuan oleh oknum pangkalan tertentu.

RDP juga menyimpulkan bahwa sistem koordinasi yang diterapkan PT Bintang Pribumi yang melibatkan lurah, Babinsa, RT dan RW merupakan model yang efektif dan layak diadopsi secara lebih luas.

Sebagai bentuk komitmen dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan mahasiswa, DPRD Kota Bima memutuskan untuk melanjutkan pembahasan pada rapat berikutnya dengan menghadirkan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mbojo Bima yang sebelumnya melakukan aksi demonstrasi.

Menutup rapat, Ketua Komisi II DPRD Kota Bima menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk memperbaiki sistem dan pola distribusi LPG bersubsidi demi kepentingan masyarakat. Pemerintah Daerah juga diminta meningkatkan pengawasan secara intensif agar persoalan kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 Kg tidak kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Melalui RDP ini, DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus mengawal distribusi LPG bersubsidi agar tepat sasaran, terjangkau, dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak menerima manfaat. ***

Ad Placement

Movie

Musik

Profil tokoh