Reportase Bima

Terbaru

Kota Bima

Kabupaten Bima

Ad Placement

Pemerintah

Puisi profil

Selasa, 10 Februari 2026

Desa Sondo Pusat TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima Tahun 2026

Bima, Reportasebima.com.
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka pada Selasa (10/02/26), di Lapangan Desa Sondo, Kecamatan Monta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy selaku Inspektur Upacara, unsur Forkopimda Bima,  jajaran pejabat Kodim 1608/Bima, para Kepala OPD perwakilan BUMN/BUMD, Camat Monta, tokoh masyarakat dan para pelajar.

Pada prosesi upacara tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy selaku pihak I  menyerahkan hasil pekerjaan fisik dan nonfisik TMMD Ke 127 kepada jajaran Kodim 1608/Bima selaku Pihak II untuk  ditindaklanjuti secara manunggal bersama masyarakat sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan desa selama jangka waktu TMMD berlangsung.

Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) TMMD Ke-127 Mayor CPL Rusdimail memaparkan, selama 30 hari, sudah ada 200 personel yang diterjunkan  dengan dukungan partisipasi aktif masyarakat sebanyak 30 hingga 50 orang per hari yang membamtu menyelesaikan sasaran fisik yang mencakup, pembuatan jalan tani dan pemasangan dua titik gorong-gorong dan  peningkatan jalan menuju SMK Kelautan, pemasangan talud dan pembangunan jembatan.

Jenis kegiatan lainnya yaitu  pembangunan satu unit jembatan penghubung Dusun Atas Desa Teluk Uli dan Dusun Atas Desa Nontotera dan pemasangan talud kiri dan kanan pemukiman warga di Dusun RT 01.

Di samping itu terdapat sasaran tambahan meliputi pemasangan daun jendela dan plafon Masjid Mustofa Al-Ikhlas Desa Tolotangga, pembuatan satu unit sumur bor air bersih di Desa Teluk Uwi, pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Waro dan pembuatan tempat wudhu dan MCK Masjid Ainul Yaqin di Desa Waro.

Selain pembangunan fisik, TMMD Ke-127 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik, antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikalisme oleh Kodim 1608/Bima.  Penyuluhan hukum dan kamtibmas oleh Polres Bima dan pelayanan KB dan penanganan stunting oleh DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.

Perangkat daerah lainnya yang berpartisipasi yaitu BPBD yang melakukan
Penyuluhan penanggulangan bencana alam dan Penyuluhan kehutanan dan penanaman pohon/penghijauan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan  Penyuluhan bahaya Narkoba oleh Kapolres Bima. (Fik/Nas/Red)

TMMD Kodim 1608/Bima, TNI dan Warga Bergotong Royong Rehab Mushollah Al Ikhlas di Desa Tolotangga

Bima, Reportasebima.com. Rabu, 11 Februari 2026 – Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-127 Kodim 1608/Bima terus menunjukkan sinergi dan gotong royong bersama masyarakat dengan merehabilitasi tempat ibadah di Dusun 1 Desa Tolotangga. Kegiatan fisik yang menjadi sasaran dalam TMMD 2026 ini fokus pada pembuatan rangka plafon mushollah Al Ikhlas yang kini tengah memasuki tahap pemasangan.

Sejak dimulai Rabu pagi, 10 Februari 2026, Satgas TMMD bersama warga desa bergotong royong mengerjakan pembuatan rangka plafon  serta pembuatan kuda-kuda sebagai bagian dari struktur plafon mushollah. Proses pemasangan rangka plafon kini sudah berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

Kegiatan ini bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi simbol kuatnya kebersamaan dan kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya fasilitas ibadah yang menjadi pusat kehidupan sosial dan spiritual di desa. Program TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima tahun 2026 tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antara TNI dan rakyat demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Komandan Kodim 1608/Bima menyampaikan bahwa rehab mushollah Al Ikhlas merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung umat beragama agar memiliki tempat ibadah yang nyaman dan layak. Diharapkan seluruh kegiatan TMMD dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus membangkitkan semangat gotong royong dan persatuan.

Dengan berjalannya program TMMD ini, diharapkan desa-desa di wilayah Kabupaten Bima semakin berkembang maju, mandiri, dan harmonis. TNI terus hadir bersama rakyat, bergandengan tangan membangun negeri dari akar rumput. (Nas)

DPRD Kota Bima Gelar Bimtek Penguatan dan Optimalisasi Alat Kelengkapan Dewan


Bima, Reportasebima.com. Rabu, 11 Februari 2026 – DPRD Kota Bima menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam rangka optimalisasi peran DPRD Kota Bima. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Mandalika Hotel Lombok Raya mulai Rabu, 11 Februari hingga 13 Februari 2026.

Pelaksanaan bimtek ini merupakan upaya DPRD Kota Bima dalam meningkatkan kapasitas alat kelengkapan dewan agar lebih maksimal dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Kegiatan tersebut menghadirkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Mataram sebagai mitra pelaksana.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimtek menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, tiga fungsi utama DPRD tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan alat kelengkapan dewan yang kuat, solid, dan profesional.

“Penguatan AKD bukan sekadar kebutuhan kelembagaan, tetapi merupakan keharusan strategis untuk memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Kerja sama antara DPRD Kota Bima dan LPM UIN Mataram telah terjalin melalui perjanjian kerja sama (MoU) yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Bima bersama Rektor UIN Mataram serta Sekretaris DPRD Kota Bima.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menyatukan persepsi dalam peningkatan kapasitas anggota DPRD, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya akademik yang tersedia di wilayah NTB.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan DPRD Kota Bima menjadi motivasi bagi UIN untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan DPRD di daerah.

Sementara itu, Ketua LPM UIN Mataram, Prof. H. Kadri, M.Si menjelaskan bahwa LPM UIN Mataram selama ini telah sering menjadi penyelenggara kegiatan bimtek bagi DPRD di sejumlah daerah di NTB. Ia berharap melalui kegiatan ini terbangun kesamaan persepsi, penguatan pemahaman regulasi, serta komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja AKD.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Provinsi NTB, Drs. Fathurrahman, M.Si menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah menuntut DPRD untuk semakin adaptif, responsif, dan kolaboratif. AKD diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif, anggaran tepat sasaran, dan pelayanan publik semakin meningkat.

Dengan penguatan AKD yang berkelanjutan, DPRD Kota Bima diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus representasi aspirasi masyarakat. ***

Personil TNI dan Warga Gotong Royong TMMD Kodim 1608/Bima Bongkar RTLH

Bima, Reportasebima.com._ Selasa, (10/2/26), dalam rangka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1608/BimaTahun Anggaran 2026, telah dilakukan pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di RT/RW 006/003 Dusun Timur, Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Kegiatan ini merupakan tahap awal pembangunan rumah layak huni yang menjadi prioritas TMMD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam pelaksanaan pembongkaran, personel Satgas TMMD bekerja sama dengan warga masyarakat secara gotong royong. Kegiatan ini juga melibatkan  Wadan Ramil 1608-07/Monta Kapt. Cba Iwan Susanto SH, Kepala Desa Waro, serta aparatur pemerintahan desa setempat. Proses kerja sama yang harmonis ini mencerminkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat sebagai fondasi keberhasilan program TMMD.

Warga desa memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembongkaran sekaligus menunjukkan semangat partisipasi yang tinggi. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hunian melalui program pembangunan infrastruktur TMMD.

Pembongkaran RTLH ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penyediaan rumah yang layak huni bagi warga Desa Waro. Selain memperbaiki kondisi tempat tinggal, kegiatan ini juga bertujuan mendorong peningkatan kesejahteraan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah pedesaan.

Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah terjalinnya kerja sama dan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat Desa Waro. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus mendukung dan mensukseskan program TMMD di masa mendatang guna mewujudkan desa yang lebih maju dan mandiri. (Nas)

Menteri Kelautan dan Perikanan Dukung Pembangunan Kampung Nelayan di Bima


Bima, Reportasebima.com.
Kehadiran Bupati Bima Ady Mahyudi Selasa (10/02/2026) di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam rangka Audiensi Usulan  Pemerintah Kabupaten Bima  pada Program Prioritas     Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mendapatkan dukungan penuh dari instansi yang dipimpin oleh Menteri Sakti Wahyu Trenggono tersebut.

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan penyediaan sarana perikanan dan kelautan secara terintegrasi dari hulu ke hilir yang meliputi sarana penangkapan ikan, sarana pengolahan dan pemasaran ikan dalam suatu kawasan pada desa mayoritas nelayan.

Kementerian KKP  memberikan respon yang sangat baik dengan baik usulan Bupati Bima dan memberikan kesempatan untuk mengusulkan desa penyangga dari lokasi  KNMP induk.

Bupati Bima dihadapan Menteri yang didampingi, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif dan beberapa direktur terkait memaparkan pentingnya kehadiran kampung nelayan dan potensi sektor Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Bima.

"Pemkab Bima  mengusulkan tiga desa pesisir yang merupakan desa dengan jumlah nelayan dan armada penangkapan ikan terbesar, yaitu Desa Kore-Sanggar, Desa Lamere-Sape dan desa Karumbu - Langgudu.  "Ketiga desa dimaksud memenuhi kriteria sebagaimana petunjuk teknis (Juknis) dalam program kampung nelayan merah putih". Terang Bupati yang hadir dengan Kadis Kelautan dan Perikanan Tajuddin, SH.,M.Si, Kadis Perkim Suwandi, ST, MT, Kabid Perikanan Tangkap Dislutkan Firdaus, ST  dan Kabid Pertanahan Dinas Perkim Budiansani

Selain usulan program KNMP, Pemerintah Kabupaten Bima juga menyampaikan usulan pembangunan  dermaga apung di desa Bajo Pulo untuk tiga titik dermaga di dusun Bajo Barat, Bajo Tengah dan Pasir Putih serta serta program prioritas lain sektor kelautan dan perikanan". Terang Bupati Ady Mahyudi.

Kabupaten Bima yang terdiri dari 18 Kecamatan dengan 12 Kecamatan dan 64 desa diantaranya merupakan wilayah pesisir yang memerlukan penyediaan maupun perbaikan sarana dan prasarana produksi, pengolahan serta pemasaran hasil perikanan demi mendukung kelancaran dan pengembangan kegiatan usaha perikanan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan". 

Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan perikanan, melalui program kampung nelayan merah putih dapat merealisasikan program tersebut pada beberapa desa pesisir". imbuhnya. (red)



Senin, 09 Februari 2026

Ibu Ibu Antusias dan Serbu Pasar Murah Pembukaan TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima




Bima, Reportasebima.com._ Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayah Kodim 1608/Bima semakin meriah dengan adanya pasar murah yang digelar khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Pasar murah ini mendapat sambutan hangat dari warga, terutama para ibu-ibu, yang tampak antusias berbondong-bondong datang untuk berburu kebutuhan dengan harga terjangkau.

Barang-barang pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada pasaran biasa. Beras sphp dibanderol Rp57.000 per 5 kilogram, beras premium Rp74.500, gula Rp17.500/kg dan minyak goreng Minyakkita dijual Rp31.500 untuk 2 liter serta Rp19.500 untuk 1 liter. Harga yang bersahabat ini menjadi magnet bagi ibu-ibu yang ingin memenuhi keperluan rumah tangga tanpa membebani anggaran.

Pasar murah ini merupakan hasil kerja sama antara Bulog dan Kodim 1608/Bima sebagai bagian dari program TMMD ke-127 yang bertujuan membantu perekonomian masyarakat sekitar lokasi TMMD sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga. Kehadiran pasar murah di pembukaan tersebut membawa semangat baru bagi masyarakat.

Antusiasme para ibu-ibu yang terlihat sejak pagi hari merupakan bukti keberhasilan program ini dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Warga berharap program seperti ini bisa terus berlanjut sehingga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan pembangunan desa semakin berkembang dengan dukungan penuh masyarakat. (Nas)

500 Peserta Ikuti Upacara Pembukaan TMMD Ke 127 di Desa Sondo - Monta


Bima, Reportasebima.com._ Pada Selasa, 10 Februari 2026, Lapangan Bola Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima menjadi saksi berlangsungnya Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1608/Bima. Kegiatan yang melibatkan sekitar 500 peserta ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy selaku Inspektur Upacara. Hadir pula berbagai unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, Polri, TNI, serta perwakilan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Program TMMD Ke-127 merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bima dalam percepatan pembangunan di wilayah desa. Fokus utama program ini adalah pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, serta penguatan perekonomian masyarakat setempat untuk mendukung kesejahteraan yang berkelanjutan. Melalui gotong royong dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, TMMD diharapkan dapat memberikan dampak positif secara signifikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bima menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat demi kemajuan daerah. "Melalui TMMD ini, kita tunjukkan bahwa kekuatan persatuan dan gotong royong mampu mempercepat perubahan positif di desa-desa kita," ujarnya. Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wadansatgas  TMMD ke-127 Mayor Rusdi Mail mewakili Dandim 1608/Bima selaku Dansatgas  menyatakan, "TMMD ini bukan hanya tugas TNI, tetapi merupakan kerja bersama seluruh masyarakat dan pemerintah daerah. Kami berkomitmen memberikan yang terbaik untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Bima." Ia juga berharap program ini dapat mempererat hubungan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Upacara pembukaan ditutup dengan pemukulan gong oleh Inspektur Upacara dan doa bersama yang menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan TMMD Ke-127. Seluruh kegiatan direncanakan berjalan dengan lancar dan aman, menjadi momentum penting untuk percepatan pembangunan dan penguatan ketahanan wilayah Kabupaten Bima. (red.)

Lima Desa Menjadi Wilayah TMMD Ke 27 Kodim 1608/Bima Tahun 2026

Bima, Reportasebima.com. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1608/Bima TELAH dimulai dengan sasaran di lima desa di Kecamatan Monta Kabupaten Bima, diantaranya Desa Sondo, Waro, Tangga Baru, Tolouwi, dan Desa Tolotangga. Adapun bentuk Program kerjanya mencakup pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik. Tujuannya mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom, M.Sc Dandim 1608/Bima, dan juga bertindak Dansatgas TMMD ke-127, menyampaikan bahwa program TMMD dirancang secara menyeluruh, meliputi pembangunan jalan, fasilitas umum, dan fasilitas pendukung masyarakat, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, ketertiban dan keamanan masyarakat, serta pemberdayaan masyarakat desa.

“TMMD ke-127 ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah maupun warga, sangat menentukan keberhasilan program ini,” ujar Dansatgas Letkol Samuel Asdianto Limbongan.

Sementara Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Bima terhadap program TMMD ke-127 dengan menganggarkan Rp 1 miliar untuk pengerjaan fisik dan nonfisik. Ia juga berharap seluruh masyarakat di lima desa sasaran dapat berpartisipasi aktif dan membantu kelancaran kegiatan.

“Pelaksanaan TMMD bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan partisipasi aktif warga, program ini akan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati.

Dengan dukungan anggaran, koordinasi pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat, TMMD ke-127 di lima desa Kecamatan Monta diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan desa di Kabupaten Bima.

Penulis : Nasaruddin

Wabup Bima Membuka Secara Resmi Kegiatan TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima


Bima, Reportasebima.om.Selasa, (10/2/26) Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, di Lapangan Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima Memukul Gong tanda dimulainya  dengan kegiatan TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima

Dalam upacara pembukaan dihadiri oleh Kapolres Bima, Kajari Bima, Unsur Muspida dan Forkopimda Kabupaten Bima, serta warga masyarakat.


Wakil Bupati Bima dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi diantara semua pihak, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan dan kesejateraaan masyarakat desa.

Kata Wabup, bahwa TMMD ke-127 adalah momentum memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pembangunan.


Liputan wartawan,  dari rangkaian acara dibuka begitu khidmat dengan di isi penampilan Tari Zapin dan Dana Tambora, sebagai tarian khas dan kebanggaan juga simbol pelestarian budaya lokal. Atraksi budaya ini tidak hanya menyambut para undangan, tapi juga menyemarakan suasana dan mempererat tali persaudaraan di antara semua pihak. 

TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima mengusung program pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum, serta kegiatan nonfisik, termasuk penyuluhan wawasan kebangsaan, ketertiban masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat desa.

Kegiatan ini melibatkan semua komponen yang ada. Baik TNI dan juga seluruh lapisan warga Desa Sondo dan sekitarnya. Dengan dibukanya TMMD ke-127 oleh Wakil Bupati Bima, berarti tanda di mulainya seluruh program pembangunan yang ada. Kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergisitas di antara semua komponen yang ada. 

Penulis : Nasaruddin

Penimbunan Jalan Tani TMMD Terhambat, Akibat Mobil Pengangkut Material Terjebak Jalan Licin dan Becek


Bima, Reportasebima.com. 
Senin, (9/2/26) Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Sondo kecamatan Monta Kabupaten Bima tengah berlangsung.  Penimbunan jalan tani sepanjang 700 meter terus di kebut, kendati hujan deras mengguyur. 

Kendati pengerjaan mengalami kendala akibat kontur jalan berubah menjadi licin dan becek, menyebabkan beberapa kendaraan roda empat yang mengangkut material terjebak dan nyangkut menyebabkan pekerjaan tersendat.

Babinsa Desa Sondo Serma Sahlan,  menyampaikan, bahwa jalan yang basah dan berlumpur memperlambat proses penimbunan jalan tani yang menjadi prioritas kegiatan TMMD kali ini. Meski demikian, semangat anggota TMMD dan warga tetap tinggi, serta upaya evakuasi kendaraan terus dilakukan agar pengerjaan dapat dilanjutkan secepat mungkin.

“Memang ada beberapa mobil yang sangkut karena jalan terlalu licin dan becek akibat hujan deras kemarin, tapi kita optimis pengerjaan ini akan selesai tepat waktu dengan bantuan semua pihak,” ujar nya

Jalan tani yang sedang dikerjakan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas para petani Desa Sondo, sehingga hasil pertanian mereka dapat lebih mudah diangkut dan meningkatkan perekonomian lokal. ( Red )

Minggu, 08 Februari 2026

Jalan Tani TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo Menjadi Jalan Agrowisata

Kota Bima, Reportasebima.com.
Pengerjaan Jalan Tani sepanjang 700 Meter di Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima terus di genjot. Target tuntas dalam waktu cepat. Saat ini, Penimbunan akan terus di lakukan. 

Baru diikuti dengan pengerasan dan hotmix. Jalan tani ini diupayakan menjadi jalan tani contoh, disamping akses untuk mempermudah para petani mengangkut hasil pertanian juga akan menjadi areal wisata tempat warga berolah raga dan menikmati pagi. Karena lokasi jalannya cukup strategis di apit oleh areal  persawahan.

Demikian di sampaikan oleh Para Personil Kodim 1608/Bima dan mendapat respon positif dari warga saat di lokasi Jalan Tani. Saat ini Desa Sondo menjadi salah satu Desa di Pedalaman Monta Dalam  terbilang cukup berkembang pesat dan Bisa menjadi alternatif jalan agrowisata bila di lihat dari prospek untuk peningkatan kesejahteraan kehidupan masyarakat yang ada. 

Selaras dengan program TMMD Ke 127 Kodim 1608/Bima menambah perkembangan infrastruktur di Desa setempat terus meningkat. Kendati Mata pencarian masyarakat lebih banyak petani, tapi kesejahteraannya begitu meningkat. 

Desa Sondo diakui sebagai salah satu Desa yang pembangunannya sedang di genjot. Kesadaran masyarakat dan semangat gotong royong menjadikan Desa ini terus berbenah dari semua sektor. 

Ada harapan dari masyarakat bahwa dukungan TMMD KODIM 1608/BIMA tidak berhenti di tahun ini, tapi tahun tahun berikutnya juga bisa berlanjut. 

Pada intinya, semua warga masyarakat mendukung penuh program TMMD. Ini adalah sebuah kegiatan positif dan nyata yang patut diapresiasi dari TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA. 

Tidak semua desa mendapatkan program TMMD, Tapi Desa Sondo justru menjadi salah satu Desa yg terpilih yg tentunya dengan berbagai pertimbangan dan faktor penunjang. Demikian, Kisman, SH, MH tokoh masyarakat Desa Sondo dalam keterangan persnya, belum lama ini. (Nas)




Menhan RI Tinjau Brigif TP 31 dan Yonif TP 875 di Dompu, Tekankan TNI Harus Bermanfaat bagi Rakyat

 


DOMPU, Reportasebima.com — Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meninjau Markas Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 31/Perisai Sakti dan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 875/Sangga Yudha Perkasa di kawasan Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu (7/2/2026).


Brigif TP 31 dibangun di atas lahan seluas 30 hektare, sementara Yonif TP 875 menempati area seluas 50 hektare. Kedua satuan ini dirancang untuk menampung sekitar 800 personel TNI Angkatan Darat dan telah mulai dihuni sejak November 2025.


Dalam arahannya kepada prajurit, Menhan RI menyampaikan bahwa pembangunan Brigif dan Yonif tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis Kementerian Pertahanan dalam memperkuat sistem pertahanan dan keamanan wilayah, khususnya di Provinsi NTB dan Kabupaten Dompu.


Menhan menegaskan pentingnya peran TNI tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Ia meminta seluruh prajurit untuk membangun hubungan yang harmonis dengan warga sekitar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Keberadaan kalian di sini agar rakyat bisa aman dan juga nyaman. Jangan pernah sekali-sekali menyakiti hati rakyat. TNI harus bermanfaat untuk rakyat,” tegas Menhan di hadapan prajurit.

 

Menurutnya, kehadiran satuan TNI di daerah harus mampu berkontribusi pada sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan peternakan, sehingga dapat mendorong perputaran ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Lebih lanjut, Menhan mengingatkan bahwa TNI berasal dari rakyat dan memiliki tanggung jawab moral untuk selalu berpihak kepada rakyat, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi keselamatan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.


Ia juga menekankan bahwa seluruh fasilitas dan sarana prasarana yang digunakan oleh TNI bersumber dari rakyat, sehingga pengabdian kepada masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar ucapan.


Kedatangan saya untuk memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh prajurit agar selalu bekerja dengan disiplin, semangat, dan menjunjung tinggi kepentingan rakyat,” ujar Menhan.

 

Kunjungan kerja Menhan RI bersama Gubernur NTB tersebut diakhiri dengan makan bersama seluruh prajurit Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa sebagai bentuk kebersamaan serta dukungan moril kepada para prajurit yang bertugas di wilayah Dompu.

Ad Placement

Movie

Musik

Profil tokoh